watch sexy videos at nza-vids!

Soal Kartu Merah, Matteo Mengaku Tak Marah dengan Terry

Liga Champions

Barcelona - Kartu merah John Terry bukan cuma membuat perjuangan Chelsea meredam Barcelona di Camp Nou kian sulit, tetapi juga membuatnya akan absen di final Liga Champions. Namun, Roberto Di Matteo tidak marah kepada Terry. Bertamu ke Camp Nou, Rabu (25/4/2012) dinihari WIB, Chelsea mesti menghadapi derasnya serangan tipikal Barca. Modal 1-0 di leg I pekan lalu pun pupus setelah Sergio Busquets menjebol gawang Petr Cech pada menit 35. Dua menit kemudian, jalan 'Si Biru' terlihat kian terjal setelah Terry, sang kapten, menerima kartu merah langsung. Chelsea pun harus bermain dengan 10 pemain. Keunggulan pemain itu bisa dimanfaatkan Barca beberapa menit kemudian lewat gol Andres Iniesta, tetapi Chelsea juga masih mampu bereaksi dengan cepat melalui gol Ramires sebelum turun minum. Lewat perjuangan keras, tiket final lantas dimantapkan oleh gol Fernando Torres di menit injury time babak kedua. Dengan skor akhir 2-2 Chelsea berhak maju ke final berkat keunggulan agregat 3-2, meski akan kehilangan beberapa pemain akibat akumulasi kartu, termasuk di antaranya Terry. "Ia adalah pemimpin fantastis. Setiap orang bisa bikin kesalahan dalam hidupnya. Apa saya marah kepadanya? Tidak, tidak. Kita semua manusia dan bikin kesalahan," komentar Di Matteo terhadap kartu merah Terry itu, seperti dilansir BBC. (dtc/krs) Sumber: detiksport

Back to posts
Comments:

Post a comment

Soal Kartu Merah, Matteo Mengaku Tak Marah dengan Terry

Liga Champions

Barcelona - Kartu merah John Terry bukan cuma membuat perjuangan Chelsea meredam Barcelona di Camp Nou kian sulit, tetapi juga membuatnya akan absen di final Liga Champions. Namun, Roberto Di Matteo tidak marah kepada Terry. Bertamu ke Camp Nou, Rabu (25/4/2012) dinihari WIB, Chelsea mesti menghadapi derasnya serangan tipikal Barca. Modal 1-0 di leg I pekan lalu pun pupus setelah Sergio Busquets menjebol gawang Petr Cech pada menit 35. Dua menit kemudian, jalan 'Si Biru' terlihat kian terjal setelah Terry, sang kapten, menerima kartu merah langsung. Chelsea pun harus bermain dengan 10 pemain. Keunggulan pemain itu bisa dimanfaatkan Barca beberapa menit kemudian lewat gol Andres Iniesta, tetapi Chelsea juga masih mampu bereaksi dengan cepat melalui gol Ramires sebelum turun minum. Lewat perjuangan keras, tiket final lantas dimantapkan oleh gol Fernando Torres di menit injury time babak kedua. Dengan skor akhir 2-2 Chelsea berhak maju ke final berkat keunggulan agregat 3-2, meski akan kehilangan beberapa pemain akibat akumulasi kartu, termasuk di antaranya Terry. "Ia adalah pemimpin fantastis. Setiap orang bisa bikin kesalahan dalam hidupnya. Apa saya marah kepadanya? Tidak, tidak. Kita semua manusia dan bikin kesalahan," komentar Di Matteo terhadap kartu merah Terry itu, seperti dilansir BBC. (dtc/krs) Sumber: detiksport

Back to posts
Comments:

Post a comment

HomeSitemapFull DownloadDownload IITips and TriksFind File