Inilah 7 Acara Televisi yang Melanggar Selama Ramadhan Pelanggaran tayangan Ramadhan
pada televisi didominasi acara
komedi yang disiarkan pada saat
sahur dan menjelang berbuka
puasa, karena kebanyakan para
pemerannya melecehkan dan
memperolok kelompok
masyarakat atau orang tertentu.
"Komisi Penyiaran Indonesia (KPI)
sudah memberikan sanksi teguran
kepada enam tayangan khusus
Ramadhan dan satu tayangan
musik," ujar Komisioner KPI Nina
Mutmainnah di Jakarta, Senin (6/8)
.
Ketujuh acara yang mendapatkan
sanksi teguran adalah 'Waktunya
Kita Sahur' (Trans TV), 'Kampung
Sahur Bejo' (RCTI), 'Sahur Bersama
Srimulat' (Indosiar),
'Ngabuburit' (Trans TV), 'Sabarr
Tingkat 2' (SCTV), 'John
Lenong' (Trans7) dan 'Inbox' (SCTV)
.
Menurut Nina, pada umumnya
terdapat empat bentuk
pelanggaran yang dilakukan
program-program komedi
Ramadhan. Pertama, pelanggaran
atas perlindungan kepada orang
dan atau kelompok masyarakat
tertentu dengan melecehkan
kondisi fisik tertentu atau
orientasi seks dan identitas
gender tertentu.
Kedua, pelanggaran atas
pelindungan anak, dimana
tayangan-tayangan Ramadhan
yang disajikan saat "prime
time" (waktu keluarga), seringkali
mengabaikan segi edukasi bagi
anak-anak. Selanjutnya,
pelanggaran atas norma
kesopanan dan kesusilaan, dan
norma kesopanan dinilai paling
banyak pelanggarannya
dibandingkan kesusilaan.
Bentuk pelanggaran terakhir
adalah pelanggaran ketentuan
penggolongan program siaran,
yaitu program klasifikasi R atau
Remaja dan klasifikasi lainnya.
Nina mengatakan, hingga saat ini,
baru satu stasiun tv yang
memberikan respon terhadap
teguran KPI, namun belum terjadi
banyak perubahan dari tayangan-
tayangan tersebut.
Menurut Nina, dalam tayangan
televisi pada momen Ramadhan
ataupun bukan, seyogianya siaran
televisi perlu memerhatikan
Undang-Undang Penyiaran yang
berlaku, sebagai pedoman dan
wujud tanggung jawab kepada
masyarakat.
"KPI Pusat meminta semua
stasiun tv untuk terus
memperbaiki siarannya sesuai
dengan semangat Ramadhan dan
secara umum mematuhi
Pedoman Perilaku Penyiaran dan
Standar Program Siaran (P3 dan
SPS) 2012," kata Nina.